Operasi akademik sekolah
Manajemen pembelajaran sekolah dari fondasi data sampai tindak lanjut
iGuru memberi admin sekolah, pimpinan, tim kurikulum, dan guru satu sumber data akademik dengan kewenangan yang berbeda. Data disiapkan pada tingkat sekolah lalu digunakan kembali pada pekerjaan guru.

Alur kerja
Pekerjaan tersusun menurut dependensi datanya
Setiap tahap memakai keluaran tahap sebelumnya agar konteks dan keputusan tidak perlu dimasukkan berulang kali.
- 01
Bangun identitas institusi
Lengkapi NPSN, jenjang, profil, logo, kop, pimpinan, naungan, alamat, geolokasi, dan konteks sekolah.
- 02
Masukkan data inti
Impor data Dapodik atau XLSX, lalu tinjau guru, siswa, rombel, mata pelajaran, dan relasi yang ditemukan.
- 03
Tetapkan operasi akademik
Atur tahun dan semester, kalender pendidikan, kurikulum, kelas, jam pelajaran, jadwal, dan beban mengajar.
- 04
Berikan ruang kerja
Terbitkan akun dan penugasan sesuai peran agar pengguna hanya bekerja pada lingkup yang tepat.
- 05
Pantau dan tingkatkan
Tinjau kesiapan data, pelaksanaan pembelajaran, hasil ujian, laporan, mutu dokumen, dan kebutuhan tindak lanjut.
Kemampuan utama
Alat yang bekerja sebagai satu sistem
Fitur berikut tersedia dalam lingkup peran dan kesiapan data yang sesuai.
Impor Dapodik bertahap
Pratinjau, validasi, pemetaan, dan laporan impor membantu sekolah memanfaatkan data tanpa menimpa data secara tidak terkendali.
Buka pusat informasiAkun dan kewenangan
Admin, kepala sekolah, kurikulum, guru, siswa, serta orang tua melihat menu dan data sesuai kemampuan serta ruang lingkupnya.
Lihat kontrol aksesKalender dan jadwal
Tahun pelajaran, semester, hari efektif, periode, JP, jadwal, beban mengajar, perubahan, dan realisasi dapat dikelola bersama.
Jelajahi fiturAnalitik untuk tindakan
Hasil ujian, ketuntasan, mutu butir, laporan, serta jejak pekerjaan memberi dasar untuk perbaikan operasional.
Lihat analitik asesmenNilai operasional
Bukan sekadar memindahkan formulir ke layar
iGuru dirancang untuk mengurangi pengulangan, mencegah relasi data yang tidak sesuai, dan membantu pengguna melihat tindakan berikutnya.
- Satu fondasi
- Kelas, guru, siswa, mata pelajaran, kurikulum, dan jadwal tidak perlu dibuat ulang pada setiap modul.
- Akses terjaga
- Pengelola sekolah bekerja pada sekolahnya; guru bekerja pada mata pelajaran dan kelas yang ditugaskan.
- Kesiapan terlihat
- Menu yang bergantung pada data lain tetap terkunci dan menunjukkan langkah yang perlu diselesaikan.
Pertanyaan umum
Hal yang perlu diketahui sebelum mulai
Apakah data sekolah dapat dimasukkan dari Dapodik?
Bisa. Admin sekolah dapat mengunggah ekspor JSON dari Web Service lokal Dapodik, meninjau hasil validasi, memilih lingkup data, dan menerapkan impor secara bertahap.
Apakah admin sekolah dapat sekaligus menjadi guru?
Bisa. Profil guru dapat diaktifkan tanpa menghilangkan kewenangan admin, lalu mata pelajaran dan beban mengajarnya ditetapkan seperti guru lain.
Bagaimana data antar sekolah dipisahkan?
Pemeriksaan kemampuan dan school scope dilakukan di sisi server pada setiap operasi. Superadmin dapat mengelola lintas sekolah; akun sekolah dibatasi pada institusinya.
Ruang kerja yang sesuai
Mulai dari data yang Anda miliki, lanjutkan tanpa mengulang pekerjaan
Admin sekolah dapat membangun ruang institusi. Guru mandiri dapat menyiapkan ruang profesional sendiri. Aktivasi akun dilakukan melalui email terverifikasi.
- Tidak memerlukan kartu pembayaran saat mendaftar
- Hak akses mengikuti peran dan lingkup data
- Keputusan akademik tetap berada pada pendidik