iGuru

Bukti belajar yang dapat digunakan

Asesmen, bank soal, ujian, dan analisis dalam satu rantai bukti

Soal yang baik perlu jelas konstruksinya, sesuai indikator, adil, dapat dikerjakan, dan menghasilkan informasi untuk tindakan. iGuru menjaga hubungan dari tujuan dan kriteria sampai hasil serta perbaikan butir.

Pratinjau dashboard iGuru yang menampilkan metrik dan perkembangan pekerjaan guru
Dashboard iGuru menggunakan peran, konteks, dan kesiapan data untuk menampilkan pekerjaan berikutnya.

Alur kerja

Pekerjaan tersusun menurut dependensi datanya

Setiap tahap memakai keluaran tahap sebelumnya agar konteks dan keputusan tidak perlu dimasukkan berulang kali.

  1. 01

    Tentukan bukti

    Pilih TP, KKTP, indikator pencapaian, dan indikator asesmen yang benar-benar ingin diukur.

  2. 02

    Bangun butir

    Tentukan tujuan tes, karakteristik, bentuk, stimulus, pertanyaan, opsi, kunci, rubrik, dan alasan jawaban.

  3. 03

    Uji mutu

    Audit konstruksi dan lakukan uji coba terjadwal untuk melihat kesukaran, daya pembeda, opsi, reliabilitas, serta pola respons.

  4. 04

    Rakit paket

    Pilih butir sesuai blueprint, cakupan, bobot, waktu, tingkat kognitif, dan kebutuhan diagnostik, formatif, sumatif, atau try out.

  5. 05

    Analisis dan tindak lanjut

    Tinjau hasil siswa, kelas, indikator, dan butir untuk koreksi, remedial, pengayaan, pelaporan, serta revisi bank soal.

Kemampuan utama

Alat yang bekerja sebagai satu sistem

Fitur berikut tersedia dalam lingkup peran dan kesiapan data yang sesuai.

Ketertelusuran indikator

Butir dan paket dapat dikaitkan dengan CP, TP, KKTP, indikator pencapaian, indikator asesmen, serta materi.

Lihat fondasi perencanaan

Persiapan Tes Kemampuan Akademik

Panduan TKA, kerangka jenjang, contoh latihan dengan pembahasan, dan rencana belajar membantu guru merancang pendampingan berbasis bukti.

Buka pusat panduan TKA

Simulasi dan diagnosis kesiapan TKA

Publik dapat mencoba paket soal di tka.iguru.id untuk mengenali bentuk soal dan menggunakan diagnosis pengerjaan sebagai bahan tindak lanjut belajar.

Lihat alur uji kesiapan TKA

Uji coba butir realistis

Guru menjadwalkan uji coba melalui URL terbatas waktu dan memperoleh hasil analisis untuk perbaikan.

Lihat katalog fitur

Pelaksanaan ujian

Penugasan, jadwal, percobaan, jawaban, koreksi, publikasi hasil, dan akses laporan dikelola berdasarkan peran.

Lihat ruang pengguna

Audit yang dapat ditindaklanjuti

Temuan menunjuk komponen soal atau paket yang lemah dan memberi fokus perbaikan, bukan hanya status umum.

Perkuat kompetensi asesmen

Nilai operasional

Bukan sekadar memindahkan formulir ke layar

iGuru dirancang untuk mengurangi pengulangan, mencegah relasi data yang tidak sesuai, dan membantu pengguna melihat tindakan berikutnya.

Valid
Blueprint dan relasi indikator membantu menjaga kesesuaian antara tujuan tes dan bukti yang dikumpulkan.
Dapat digunakan ulang
Butir tersimpan di bank soal dengan metadata, versi, kepemilikan, dan status mutu.
Berorientasi tindakan
Analisis hasil mengarah pada revisi soal, umpan balik, remedial, pengayaan, dan perbaikan pembelajaran.

Pertanyaan umum

Hal yang perlu diketahui sebelum mulai

Jenis asesmen apa yang dapat disusun?

Guru dapat menyusun kebutuhan diagnostik, formatif, sumatif, remedial, pengayaan, TKA, OSN, UTBK-SNBT, HOTS, literasi, numerasi, dan tujuan lain dengan blueprint yang sesuai.

Apakah soal dapat diuji sebelum masuk paket ujian?

Bisa. Uji coba butir memiliki jadwal dan URL publik terbatas waktu. Hasilnya digunakan untuk analisis statistik serta fokus perbaikan.

Siapa yang dapat melihat hasil?

Akses mengikuti peran dan publikasi. Guru atau sekolah mengelola hasil dalam lingkupnya; siswa dan orang tua hanya melihat laporan yang diizinkan.

Ruang kerja yang sesuai

Mulai dari data yang Anda miliki, lanjutkan tanpa mengulang pekerjaan

Admin sekolah dapat membangun ruang institusi. Guru mandiri dapat menyiapkan ruang profesional sendiri. Aktivasi akun dilakukan melalui email terverifikasi.

  • Tidak memerlukan kartu pembayaran saat mendaftar
  • Hak akses mengikuti peran dan lingkup data
  • Keputusan akademik tetap berada pada pendidik