iGiGuru

AI untuk guru

AI untuk guru dengan kendali profesional

Panduan praktis menggunakan AI untuk perencanaan, diferensiasi, asesmen, umpan balik, dan refleksi tanpa melepas validitas, privasi, atau keputusan guru.

Posisi iGuru

AI boleh membuat draf; guru wajib memverifikasi

AI digunakan sebagai asisten pedagogis untuk memperluas pilihan dan mengurangi pekerjaan berulang. AI tidak mengambil alih tujuan belajar, penilaian profesional, keputusan yang berdampak pada murid, atau tanggung jawab atas validitas hasil.

Kendali manusia

Tujuh titik kendali guru

  1. 1

    Tetapkan tujuan

    Nyatakan kebutuhan, audiens, kriteria sukses, dan batas penggunaan.

  2. 2

    Minimalkan data

    Jangan masukkan identitas, nilai, kondisi, atau dokumen sensitif murid ke alat yang belum disetujui.

  3. 3

    Berikan konteks

    Sertakan kurikulum, fase, rubrik, gaya bahasa, dan batasan yang relevan.

  4. 4

    Periksa keluaran

    Verifikasi fakta, konsep, level bahasa, sitasi, bias, keamanan, dan hak penggunaan.

  5. 5

    Edit sebagai guru

    Sesuaikan dengan murid nyata, waktu, fasilitas, budaya, dan tujuan kelas.

  6. 6

    Uji terbatas

    Gunakan pada lingkup kecil dan kumpulkan bukti mutu serta kesalahan.

  7. 7

    Refleksi dan putuskan

    Perluas, revisi, atau hentikan berdasarkan manfaat, beban, dan risiko.

Skenario penggunaan

Mulai dari pekerjaan yang mudah ditinjau

PekerjaanAI membantuGuru memeriksaTingkat kehati-hatian
Perencanaan awalUrutan aktivitas, contoh, variasiKeselarasan, waktu, akurasi, faseDasar
Diferensiasi bahanVersi bahasa, dukungan bertahap, ekstensiKesetaraan tujuan dan konsepSedang
Soal dan rubrikDraf butir, distraktor, kriteriaValiditas, keadilan, kunci, levelSedang
Umpan balikDraf komentar berbasis rubrikPrioritas, nada, bukti, keputusanTinggi
Analitik dan penilaianRingkasan pola dan saranData, bias, interpretasi, keputusan akhirTinggi

Checklist sebelum pakai

Lima pemeriksaan minimum

Gunakan checklist ini pada setiap artefak yang dibantu AI.

Buka tata kelola AI
  • Kurikulum: tujuan, fase, dan konstruk sudah selaras.
  • Akurasi: fakta, konsep, perhitungan, serta sumber sudah diperiksa.
  • Keadilan: bahasa, contoh, dan keputusan tidak merugikan kelompok tertentu.
  • Privasi: tidak ada data sensitif dan alat sesuai kebijakan sekolah.
  • Keterpakaian: guru siap mempertanggungjawabkan dan mengedit hasilnya.